Kosong

Terdiam dalam senyap malam yang pekat
Berselimut awan kelabu di atas langit hitam
Rembulan pun tak hadir untuk menyapa

Kekosongan merajai setiap detik yang berlalu
Menatap waktu yang terus berputar tak tentu
Mencoba menerka bayang bayang yang semu

Kesenyapan ini hadir setiap malam
Dalam pekatnya yang semakin hitam
Merajai tubuh tak berdaya yang terluka

Enda [ 13 Desember 2006 ]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s