PONARI: Mendadak Kaya Gara-Gara Kesambar Petir

Kalo rajin lihat TV, program serial berita, bukan sinetron apalagi infotainment. Pasti ga bakalan asing sama yang namanya Ponari. Ya, bocah kelas 3 SD ini mendadak terkenal dan mendadak kaya, bukan mendadak dangdut. Dengan modal batu yang dicelupin ke air, bisa menyembuhkan penyakit. Amazing kan? Setidaknya begitu yang dikabarkan berita-berita di TV. Kalo dengan nalar yang rasional dan logis, rasanya hal itu aneh dan mengada-ada. Cuma yang bikin tambah wow, ternyata pasien yang nganteri buat dapat celupan batu itu mencapai ribuan orang. Busyet dah! Bahkan kampung tempat tinggal bocah itu menjadi ramai dan terkenal.

Bocah asal Jombang ini mengaku mendapatkan batu ajaib itu setelah tersambar petir. Keren ga tuh? Yang anehnya, kesambar petir, tapi kok ga jadi Gundala yah, malah dapet batu (hehehe). Okelah, itu cerita lain. Sekarang tentang batu itu yang konon bisa menyembuhkan penyakit. Secara cuma dicelupin doank, siapa yang ga heran. Kalo gue seh masih ragu, malah ga yakin. Wong yang beneran pake ilmu yang mustajab dan mutakhir, alias ke dokter pake obat aja masih belum tentu sembuh. Apalagi ini yang cuma dicelupin batu.

Emang pasien yang dating itu beribu-ribu. Dan banyak yang ngaku penyakitnya langsung sembuh dan hilang. Ga cuma masyarakat biasa dan kalangan menengah ke bawah aja yang datang, sampe pejabat aja ada yang berobat ke sana. Gile. Dengan batu ajaib hasil kesambar petir ini, Ponari bisa dapet duit nyampe 50 Juta sehari. Edan gila kan? Yang jadi direktur minyak aja belum tentu sehari dapet segitu. Sehari dapat 50 juta, gue bisa bayar utang Negara tuh. Uang itu didapet dari bayaran pasien yang emang ga ditentuin besarnya, jadi sukarela aja. Mungkin ini juga yang jadi bikin banyak orang berobat ke sana. Biasa orang Indonesia kan cari yang murah.

Kalo gue sendiri, ditanya apa gue mau berobat ke sana kalo punya penyakit? Hm, mending gue ke dokter aja deh. Lagian ngantrinya banyak banget, malah ada yang sampai meninggal gara-gara keinjek-injek gitu. Ditambah kalo dilihat dari segi agama gue, Islam pastinya, hal itu kan bisa –malah 100%– menjurus ke musyrik, alias menyekutukan Alloh. Soalnya kan percaya sama kekuatan batu itu. Nah, disinilah kelihatannya masih terbelakangnya pikiran orang-orang Indonesia. Sama aja waktu zaman purba yang menganut animisme dan dinamisme.

Di sisi lain, gegernya Ponari dengan batu ajaibnya ini memberikan keuntungan bagi kampungnya. Dengan hasil dari biaya parkir kendaraan dan kupon antrean pasien, jalan kampungnya Ponari bisa dibikin lebih bagus. Pake paving block, gitu loh. Tapi, ada yang bikin miris juga. Akhirnya si bocah itu ga bisa masuk sekolah lantaran mesti ngelayanin pasien. Terus juga katanya takut ada apa-apa, takut si Ponari ada yang nyulik dan mencuri batu itu. Ah, ada-ada aja yah.

Ponari emang jadi fenomenal. Kita lihat saja sampai di mana kiprah dukun batu ajaib ini. Apakah penyakit-penyakit pasiennya bener-bener sembuh gara-gara batu itu? Yang pasti, hati-hati, bahaya musyrik. Godaan musyrik itu lebih indah daripada diajak kencan sama Sandra Dewi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s