GATHNAS MILANISTI INDONESIA 2012: Ketika Warna Yang Dipakai Sama, Perbedaan Itu Lenyap

Bali, 20 – 22 April 2012

Gathering Nasional Milanisti Indonesia

Bali. Banyak orang bilang sebagai pulau surga. Pulau wisata yang paling banyak dikunjungi. Wisatawan domestik juga wisatawan asing sama-sama berburu keindahan pulau dewata ini. Saya mungkin satu dari sekian banyak orang yang belum pernah berkunjung ke Bali. Dan saya memang mempunyai niatan untuk ke Bali, kebetulan ternyata Milanisti Indonesia mau ngadain acara Gathering Nasional di Bali. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sekalian GathNas ya saya bisa pergi ke Bali buat jalan-jalan juga.

Gathering Nasional Milanisti Indonesia 2012. Acara besar untuk mengumpulkan seluruh pecinta AC Milan yang tergabung dalam wadah Milanisti Indonesia, yang sudah memiliki 46 Sezione resmi di seluruh Indonesia dari ujung barat sampai ujung timur. Saya memang senang dengan acara-acara gathering seperti ini, apalagi levelnya sampai nasional. Dulu saya juga pernah gathering nasional ketika masih aktif di Pramuka waktu SMA. Gathering nasional adalah momen yang paling ga bisa dilupain.

Saya berangkat ke Bali tanggal 19 malem barengan dua orang temen Milanisti dari Bandung. Sampai Bali malam juga. Milanisti Indonesia punya tagline yang keren banget, LEBIH DEKAT DARI SAUDARA, LEBIH BESAR DARI KELUARGA. Dan itu bukan cuma isepan jempol doang, bukan semata-mata kata-kata doang. Setelah nyampe di Bali, buat orang yang pertama ke Bali kayak saya bakalan bingung, tapi panitia dari Milanisti Sezione Bali sangat membantu. Saya dan teman-teman diperlakukan benar-benar seperti saudara. Kami dijemput di bandara kemudian dibawa ke base camp untuk beristirahat. Base camp itu bukan tempat yang besar, hanya sebuah rumah biasa. Dan di sana ternyata sudah banyak saudara-saudara Milanisti lainnya. Numplek dah disana, tidur pun dimana aja ga masalah. Itulah makna kedekatan 🙂

Keesokan harinya dari base camp atau anak Sez. Bali bilang wisma, kita diantar lagi ke hotel yang disiapkan oleh panitia. Hotel yang berkonsep resort itu cukup bagus, nyaman, mungkin satu kekurangannya hanya posisinya kurang strategis karena terlalu jauh dari tempat-tempat keramaian. Istirahat sejenak di hotel itu sebelum ke acara pembukaan Gathering Nasional pada sore hari. Acara pembukaan dilakukan di Pantai Kute, kami melakukan long march di pantai. Dengan semangat merah hitam, tidak ketinggalan nge-chant sepanjang long march. Semua yang ada di pantai itu tertuju pada kami. Pembukaan Gathering dibuka dengan pelepasan balon merah hitam, kemudian dilakukan kegiatan game ice breaking. Satu kegiatan wajib dalam sebuah gathering, karena bisa lebih mendekatkan satu sama lain. Walaupun awalnya tidak saling kenal, tapi bisa saling dekat.

 

Bali memang tempat yang indah, penuh tempat wisata. Panitia gathering sudah berupaya memberikan kesempatan kepada peserta untuk menikmati gathering sambil berlibur di Bali. Mengunjungi tempat wisata di Bali. Hari kedua gathering kita diajak ke lokasi GWK ( Garuda Wisnu Kencana ) itu patung Dewa Wisnu dan burung Garuda yang berukuran besar. Amazing. Sedikit kecewa ketika siang hari, ketika sudah berada di Tanjung Benoa, tempat wisata watersport. Sampai disana selesai makan siang, kita diminta untuk cepat kembali ke hotel, entah karena alasan apa kegiatan di Tanjung Benoa gagal terlaksana.

Sembari menunggu acara malam puncak gathering, sebagian peserta melepas lelah di hotel dengan tiduran, ada juga yang berenang di kolam renang hotel. Ini yang gila, dari acara renang biasa berujung pada acara penceburan massal. Iye, setiap orang yang lewat kolam, diceburin. Kurang puas, anak-anak menyusuri tiap kamar. Ada orang nganggur, angkut, ceburin kolam. Ada yang lagi tidur , tiba-tiba kaget berasa ada kebakaran hahahaha. Untung kamar saya di atas, jadi ga kena korban ceburan massal.

Malam hari panitia mengadakan acara puncak di sebuah club di Bali. Ya, club malam di Bali bukanlah hal yang aneh. Club malam itu khusus di-book untuk Milanisti. Katanya baru Milanisti Indonesia, fans club yang bisa mem-book sebuah club malam di Bali. Acara di sini cukup seru. Tidak pernah ketinggalan adalah nge-chant. Club itu bergemuruh chant-chant Milan. Acara lain yang menghebohkan itu, acara pelelangan jersey Milan yang ditanda-tangani pemain.

Jersey pertama, jersey ketiga Milan yang berwarna hitam. Ditanda-tangani 11 pemain AC Milan. Lelang dibuka dari harga 600.000. Lelang berlangsung seru sampai akhirnya berakhir diangka 5 juta rupiah ( lupa lagi pas-nya 😀 ) berhasil dibawa ke Solo, anak Sez. Solo yang berhasil membawa Jersey bertanda-tangan plus sertifikasi keaslian. Jersey kedua adalah jersey Milan Home 2011-2012, ditanda-tangani sebelas pemain. Harga dibuka dari 800.000. Jersey ini paling seru pelelangannya, sampai akhirnya anak dari Sez. Kerinci berhasil membawanya dengan angka 6 juta rupiah. Amazing! Jersey terakhir itu jersey home punya Ibra, dan ditanda-tangani Ibra. Terjual dengan harga 2 juta rupiah, lagi-lagi anak dari Sez. Kerinci. Raja sawit kayaknya 🙂

Hari terkahir Gathering Nasional, kita jalan-jalan ria ke Tanah Lot. View di sini bagus, lautnya indah. Dan satu pura yang ada di atas karang itu menjadi ciri khas Tanah Lot. Dan tetep dong harus nge-chant. Dan saya ketemu bule yang ternyata orang Italia. Dia heran pas ngeliat kita lagi nge-chant pake bahasa Italia. Kenalan, sayangnya si bule itu interisti. Abislah itu bule kita ledekin, merda, merda. Si bule cuma mesem-mesem doang. Dalam hatinya mungkin bilang, “sialan, untung lu banyakan, jadi gua kagak berani.” Bule itu pun ramah. Saya sempet nanya dia soal Indonesia, khususnya Bali. Dia bilang, sangat-sangat indah dan menakjubkan. Dia udah 3 minggu di Bali. Ya untuk menikmati Bali memang tidak cukup dalam 3 hari. Acara Gathnas ini pun tujuan utamanya kan bukan untuk wisata Bali.

Pergi ke Bali ga lengkap kalo ga tempat oleh-oleh. Ya akhirnya rombongan menuju pusat oleh-oleh lengkap di Bali, Krisna. Sebenernya saya orang yang malas untuk beli-beli oleh-oleh. Saya orangnya ga mau ribet. Karena ada yang nitip, ya saya beli juga oleh-oleh. Itu pun bingung. Pusat oleh-oleh segede itu dan selengkap itu, saya malah bingung mau beli apaan. Akhirnya mah beli yang ada saja, dan buat yang pesen saja. Yang tidak pesan, maaf-maaf aja, saya mah pelit J

Akhirnya harus meninggalkan Bali. Gathnas selesai. Kurang puas rasanya, ya sangat kurang. Tapi, intinya kan saya ikutan gathering nasional Milanisti, bukan liburan ke Bali. Mudah-mudahan ada rezeki lagi saya bisa balik lagi ke Bali, memuaskan yang belum terpuaskan. Gathering Nasional Milanisti Indonesia, sesuatu yang ga bakalan bisa dilupain. Kegiatan yang bukan cuma hura-hura. Berkenalan dengan orang-orang berbeda dari seluruh Indonesia adalah hal yang menyenanngkan. Berkumpul di satu tempat dengan satu kesamaan adalah indah. Apa pun suku-nya, apa pun bahasa-nya, apa pun warna kulitnya, semuanya disatukan dalam satu kesamaan: FORZA MILAN.

Kalau mau dijadiin sebuah pembelajaran, Indonesia harusnya sama seperti kami Milanisti. Kami berbeda-beda, tetapi ketika warna yang kami pakai itu sama MERAH HITAM, perbedaan itu ga ada artinya. Indonesia negara yang majemuk, beda-bedanya banyak, tapi kalau sudah MERAH PUTIH yang kita pakai, perbedaan itu harusnya lenyap.

Milanisti Indonesia, lebih dekat dari saudara, lebih besar dari keluarga. Sampai jumpa lagi di Gathering Nasional selanjutnya tahun 2014. Mudaha-mudahan saya bisa ikut partisipasi lagi, dengan membawa rekan-rekan dari Milanisti Sezione Garut, dan mudah-mudahan sudah menjadi bagian resmi Milanisti Indonesia.

FORZA MILAN! FORZA MILAN! FORZA MILAN! FORZA MILAN!

FORZA LOTTA VINCERAI NON TI LASCEREMO MAI!

Advertisements

4 thoughts on “GATHNAS MILANISTI INDONESIA 2012: Ketika Warna Yang Dipakai Sama, Perbedaan Itu Lenyap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s