Pecundang

Baru dapat kabar tidak menyenangkan dari rumah. Ada yang isenng atau entah sengaja membuat goresan di mobil bapak saya. Saya hanya menarik nafas panjang. Kejadian ini sudah berulang kali, bahkan ketika bapak saya dulu masih memakai mobil carry ‘bueuk‘. Sudah empat kali terjadi penggoresan di mobil ‘bueuk‘ itu. Dan mobil yang ini sudah kejadian ke tiga. Marah rasanya. Apalagi ibu ketika mengabarkan ini melalui telepon, sempat terisak. Beliau sedih. Berpikir apa yang salah dari kami sekeluarga? Apa ada orang yang sirik sama keluarga kami? Sampai-sampai melakukan hal ini berkal-kali.

Saya yang sedang dalam perantauan hanya bisa menghela nafas dan berdoa saja. Mengingatkan ibu saya untuk tenang dan biarkan saja. Orang iseng itu kita doakan saja. Jika benar memang ada orang yang sirik sama keluarga saya, jangan berbuat vandalisme seperti itu. Itu akan membuat anda seperti seorang pengecut. Yang saya tahu kami tidak pernah berbuat hal yang merugikan orang lain.

Sudahlah. Daripada saya marah-marah disini. Cuma mengingatkan, berbuat sesuatu dibelakang orang lain yang merugikan itu mencerminkan diri anda adalah seorang PECUNDANG.

 

24-08-2012

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s