Pulang

Sesosok pria dengan langkah gontai menyeret koper sambil kepalanya tertegun menghadap lantai. Kakinya melangkah pergi bergerak melaju, pikirannya kosong jauh terbang meninggalkan raganya. Dia tak menoleh ke belakang walau ada yang tertinggal. Bukan melupakan, hanya menguatkan diri. Air mata tak deras mengalir bukan tak ingin menangis, hanya agar kuat orang yang dalam pelukannya. Hatinya tersiksa,Continue reading “Pulang”